PTPN VIII Sedia 185 Bibit Pohon Kopi Untuk Hijaukan Hulu Citarum

Minggu, 28 Januari 2018, 10:22 WIB
RMOL. Lahan milik PTPN VIII seluas 25 hektar akan ditanami bibit pohon untuk menghijaukan kembali kawasan hulu Sungai Citarum.

Namun saat ini lahan tersebut masih digunakan warga sebagai tempat bercocok tanam jenis sayuran.

Masyarakat pun diminta mengubah pola tanam sayuran seperti kentang dan bawang ke tanaman pohon berakar. Hal ini merupakan bagian dari Program Citarum Harum. Sebagai konsekuensinya, mereka akan dipekerjakan sebagai pegawai pembantu penanaman bibit pohon dan diberi gaji Rp 1,9 juta per bulan.

Hal ini disampaikan Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Doni Monardo saat meninjau lokasi lahan pembibitan pohon di Desa Tarumajaya, Kabupaten Bandung, kemarin.

"Berbagai jenis pohon yang akan ditanam diantaranya bibit pohon Kopi, Rasalama, pohon rempah Suren merah dan pohon buahan jenis Alpukat dan lainnya," ujar Doni seperti dimuat RMOLJabar.Com.

Ditargetkan setiap hari bisa menanam 1.300 bibit pohon yang telah berjalan sejak beberapa bulan lalu.

"PTPN VIII sudah menyiapkan lahan untuk menanam bibit pohon, sebagai upaya mengembalikan fungsi pohon untuk kelangsungan air Citarum," ucapnya.

Doni menambahkan, pemulihan sungai Citarum untuk kelangsungan kehidupan dengan alih fungsi lahan, namun tidak mengabaikan mata pencaharian sehari-hari warga yang bertani dan berternak.

Sementara itu, Komisaris Independen PTPN VIII, Ipong Wartono menyampaikan bahwa ada 185 ribu bibit pohon kopi yang dipersiapkan untuk penanaman di lahan konservasi. PTPN VIII sendiri memiliki enam kebun dengan luas total 12 ribu hektar, termasuk kawasan hutan konservasi dan hutan lindung.

"Kami berharap masyarakat dapat menanam lagi tanaman yang sesuai dengan kultur tanah dan tetap menghasilkan ekonomis seperti pohon kopi, pohon alpukat, dan pohon rempah, dan tidak menanam sayuran di lahan yang akan dialihkan fungsinya," kata Ipong.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA