"Kita menargetkan per dapil itu 3 kursi DPRD sehingga dari 10 dapil kita harapkan sekurangnya memperoleh 30 kursi di DPRD. Untuk kursi di DPR ditargetkan sebanyak 7 kursi untuk seluruh DKI," kata Ketua DPD Partai Gerindra DKI Mohamad Taufik usai pembukaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC Partai Gerindra Jakarta Timur di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (16/12).
Taufik mengatakan dengan 30 kursi DPRD maka partai akan makin bersemangat untuk mengawal pemerintahan di Jakarta yang dinakhodai Anies Baswedan-Sandiaga Uno hingga tahun 2022 mendatang.
"Kemenangan Gerindra di Jakarta tentu juga akan memompa militansi kader untuk memenangkan Prabowo menjadi Presiden RI 2019," ujar Taufik.
Optimisme serupa disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur Adi Kurnia Setiadi. Dia meyakinkan mampu menyumbang minimal 12 kursi DPRD.
"Minimal satu dapil kita raih empat kursi. Jakarta Timur itu lumbung suara Gerindra. Buktinya lebih dari 60 suara pemilih mencoblos Anies-Sandi," cetus Adi.
Adi mengatakan kader Partai Gerindra harus bisa menjadi mediator bagi masyarakat dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga di daerahnya. Setiap kader perlu meningkatkan kapasitas dirinya untuk memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Misalnya, masyarakat berkebutuhan atas pelayanan kesehatan, kader harus mampu melakukan hal itu. Gerindra akan membuat mereka mampu dan paham bagaimana sistem dan prosedur berjalan.
"Jadi, bukan sekadar mereka pakai baju Gerindra berjalan di tengah masyarakat dan bergaya, tetapi dia mampu ketika ditanyakan masyarakat mereka mampu memberikan jawaban dari kebutuhan masyarakat. Minimal mereka bisa memberikan masukan langkah awal kepada masyarakat," jelas Adi.
[dem]
BERITA TERKAIT: