Salah satu faktor penolaknnya, Lulung menyinggung polisi yang seakan tutup mata dengan peredaran narkoba dalam DWP yang akan berlangsung 15-16 Desember mendatang.
"Ya itu kewajiban polisi dong, harus siaga, jangan siaga banjir aja," ujarnya, Rabu (13/12).
Sebelumnya diberitakan Haji Lulung menolak pagelaran musik DWP lantaran potongan pajak hiburan dari penjualan tiket yang diberikan DWP tidak sesuai dengan ketentuan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), sedangkan untuk tiap tahun harga tiket penjualan berbeda.
Selain itu menurut lulung sebagai seorang pengawas ada tiga hal yang harus dikorekasi dari acara itu, diantaranya pajak usia dini, narkoba, dan batas usia penonton.
[san]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: