Anies-Sandi Sodorkan Konsep Jakarta Smart City Tangani Banjir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 06 Desember 2017, 16:59 WIB
Anies-Sandi Sodorkan Konsep Jakarta Smart City Tangani Banjir
Sandiaga Uno/Net
rmol news logo Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) baru-baru ini merilis perkiraan bahwa puncak musim hujan di Indonesia akan jatuh pada Desember 2017 hingga bulan Februari 2018 nanti.

Biasanya, jika musim hujan tiba, sebagian daerah di tanah air akan mengalami banjir, atau paling tidak genangan air. Tidak terkecuali Ibu Kota Jakarta.

Untuk mengantisipasi itu, pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mengambil langkah antisipatif.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno bahkan berencana mengunjungi kesiapan wilayah-wilayah Ibu Kota yang rawan banjir dan genangan air.

"Kita nanti akan keliling di wilayah utara dan beberapa wilayah rawan genangan maupun banjir," katanya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (6/12).

Lebih lanjut dikatakannya bahwa untuk mengatasi banjir, pihaknya bersama Gubernur Anies Rasyid Baswedan sebenarnya memiliki program yang diberi nama Jakarta Smart City.

Dengan program itu, Pemda DKI Jakarta bisa memprediksi dimana saja titik rawan banjir atau genangan air untuk kemudian mempersiapkan langkah antisipatifnya bersama masyarakat sekitar.

"Tingkat akurasi hingga 90 persen. Kita bisa prediksi Januari sampai Februari itu titik rawannya dimana, dan itu yang akan kiya pastikan bahwa pemerintah hadir dengan langkah antisipatif bersama dengan warga masyarakat," jelasnya. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA