Sekretaris Bapilu yang juga Ketua bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai Nasdem, Willy Aditya mengatakan keputusan mengusung Murad Ismail telah melalui proses di tim Bapilu DPP bersama DPW Nasdem Maluku. Bagi Nasdem setiap Pilkada sangat penting, karena Pilkada akan menentukan proses pembangunan dan kejehtaraan masyarakat di daerah, maka Nasdem selalu memajukan yang terbaik dan berkomitmen membuat perubahan.
"Ada beberapa pertimbangan mengapa Nasdem mendukung Murad Ismail. Pertama, Nasdem dalam kontestasi Pilkada selalu memajukan putra-putri terbaik. Nasdem melihat rekam jejak Murad Ismail yang bisa diterima oleh semua kelompok masyarakat Maluku. Untuk kondisi Maluku hal tersebut sangatlah penting. Kedua, elektabilitas Murad Ismail yang terus menanjak," ujar Willy Aditya dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Dia juga menyampaikan, pertemuan Surya Paloh dengan Murad Ismail merupakan proses akhir sebelum mengeluarkan surat rekomendasi Pilkada. Dengan dikeluarkannya rekomendasi maka Murad Ismail tinggal melakukan komunikasi dengan partai lain untuk mencukupi jumlah kursi sebagai syarat pendaftaran ke KPU Maluku. Di DPRD Maluku, Nasdem memiliki empat kursi.
"Pada pertemuan tadi, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh berharap Murad Ismail terpilih dan mampu menjadi Gubernur bagi seluruh masyarakat Maluku yang sangat beragam. Pak Surya Paloh juga menyampaikan Maluku yang kaya akan sejarah, dan pernah bergolak diawal reformasi harus dijaga kondusifitasnya. Dan semoga di bawah kepemimpinan Murad Ismail bisa sejajar dengan provinsi maju lain," pungkas Willy Aditya.
Murad Ismail merupakan putra kelahiran Malaku yang sekarang menjabat sebagai Kakor Brimob Polri dengan pangkat Irjen Polisi. Pada tahun 2013 sampai dengan 2015, Perwira Tinggi bintang dua itu pernah menjabat sebagai Kapolda Maluku.
[rus]
BERITA TERKAIT: