Ditlantas Polda Metro Kesulitan Cari Pengupah "Pak Ogah"

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 30 Agustus 2017, 05:32 WIB
Ditlantas Polda Metro Kesulitan Cari Pengupah "Pak Ogah"
Ilustrasi/Net
rmol news logo Ditlantas Polda Metro Jaya (PMJ) masih belum mendapatkan sumber dana untuk membayar sukarelawan pengatur lalulintas (Supeltas).

Saat ini, baru Kamar Dagang dan Industri DKI Jakarta yang membuka peluang jadi pengucur dana bagi upah para "Pak Ogah" tersebut.

"Kami usahakan ada dua sumbernya dari pemerintah daerah DKI dan juga beberapa Wali kota juga kita surat. Dan baru dari Kadin dan membuka peluang. Kadin sebagai orang tua angkat dari pak ogah tersebut," kata Dirlantas PMJ Komisaris Besar Halim Pagarra di Markas Polda Metro Jaya, Selasa (29/8).

Bahkan, lanjut Halim, Kadin DKI Jakarta membuat wacana agar Supeltas diperluas ke seluruh Indonesia. Namun, Supeltas di Jakarta perlu membuktikan seberapa efektif program tersebut.

"Kadin membuat wacana juga sebagai pola ukur untuk bisa diperluas ke seluruh indonesia. Ini baru wacana," tuturnya.

Meski demikian, Halim meyakini program Supeltas ini akan terealisasi nantinya. Ia berharap bulan depan Supeltas sudah bisa turun ke jalan membantu polisi megatur lalin di Jakarta.

Sebelumnya, ratusan Supeltas batal dilantik, 26 Agustus lalu akibat kendala upah. Untuk sementara, para "Pak Ogah" itu akan kembali mendapatkan pelatihan kembali di Polres-Polres jajaran PMJ.

"Ya gini sukarelawan masih berjalan, pelatihan sudah dilaksanakan, tinggal masalah honor," demikian Halim. [sam]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA