Kejadian tenggelammnya tug boat alias kapal tunda tersebut dilaporkan oleh Komandan Pos Polair Batu Ampar, Brigadir Heri ke Kantor SAR Pontianak, Sabtu siang, pukul 11.00 WIB.
Seperti dilansir dari laman
Basarnas, diinformasikan ada Tug Boat TB KP 11 di sekitar Perairan Batu Ampar yang tenggelam. Jumlah Person on Boat (PoB) dalam Tug Boat tersebut ada tujuh orang. Sebanyak enam orang berhasil selamat, dan satu orang yang merupakan nahkoda hilang.
Mendapatkan informasi tersebut, pukul 11.15 WIB, Tim Rescue Kantor SAR Pontianak bergerak menuju lokasi kejadian dengan menggunakan KN SAR 417. Mereka menggunakan peralatan selam dan peralatan evakuasi lainnya.
Pada pukul 11.50 WIB, Kantor SAR Pontianak juga memberangkatkan peralatan tambahan, yaitu Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mendukung operasi SAR.
Setibanya di lokasi kejadian pukul 17.00 WIB, Tim Rescue Kantor SAR Pontianak berkoordinasi dengan Dandim 1207 Pontianak, Pos Mat Al Padang Tikar, Satpol Air Batu Ampar, KSOP Muara Kubu dan masyarakat setempat.
Dari Hasil koordinasi tersebut diketahui bahwa korban yang masih belum ditemukan adalah Ruslan (38) yang berprofesi sebagai nahkoda. Sementara penumpang yang selamat adalah Haidir (45), Rotto (32), Husni (32), Mustamin (24), Mustamin (24), Heri (26) dan Amba (25).
Setelah melakukan koordinasi, dilakukan pencarian dengan melakukan penyisiran kurang lebih 2 kilometer ke arah hilir dan 2 kilometer ke arah hulu.
Namun hingga Pukul 18.00 WIB, pencarian belum membuahkan hasil. Pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan Minggu besok.
[rus]
BERITA TERKAIT: