Idris yang juga satu almamater dengan Kiai Hasyim di Pondok Pesantren Modern Gontor mengaku memiliki kenangan tersendiri dengan sosok mantan ketua umum PBNU itu.
Kenangan yang paling berkesan adalah saat berjumpa di Milad ke-90 Pondok Pesantren Modern Gontor di Ponorogo. Saat itu, Kiai Hasyim berpesan khusus kepadanya agar sabar mengemban amanah.
"Pesan beliau saat itu agar ente (Idris) harus sabar dalam menapaki langkah-langkah meniti jalan menuju kebaikan hakiki, istiqomah dalam mengemban amanah ini (walikota) dan perhatian kepada masyarakat," urai Idris menceritakan amanah dari Kiai Hasyim dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (16/3).
Sementara di mata Idris, sosok Kiai Hasyim merupakan ulama 'aminin yang menjunjung tinggi nilai-nilai keumatan, pengetahuan, dan implementasi maqashid syariah atau tujuan diturunkannya syariah.
"Sangat nampak dari semua jawaban-jawaban syariah dan persoalan sosial yang saya peroleh saat pengajian ulama umaro MUI Depok dan acara lainnya," ungkap Idris yang mengaku kerap berkonsultasi ke Kiai Hasyim.
KH Hasyim Muzadi yang kini masih menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) wafat di usia 72 tahun karena menderita penyakit gangguan pencernaan dan penyakit lainnya.
Jenazah mantan ketua umum PBNU ini akan dishalatkan dan dimakamkan di kompleks pesantren Al Hikam Jalan H. Amat, Kukusan RT 06/01, Beji, Kota Depok, Jawa Barat.
[ian]