Atas dasar itu, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) mengapresiasi prestasi yang diraih Okto tersebut. AMPI juga menilai apa yang dilakukan Okto sangat menginspirasi dan patut dicontoh oleh generasi muda di Indonesia.
"Kami sangat bangga atas pencapaian Okto untuk menjadi anggota Komite Manajemen Konfederasi Balap Sepeda Asia. Kami mengapresiasi pencapaian tersebut karena ini membuktikan bahwa dunia internasional mengakui pencapaian prestasi atlet di Indonesia dan kami tahu betul tidak mudah untuk mendapatkan kepercayaan tersebut," jelas Ketua Umum DPP AMPI Dito Ariotedjo ‎dalam keterangannya, Sabtu (4/3).
Seiring dengan itu, Ketua Bidang Olah Raga DPP AMPI Ardima Putra berharap pencapaian Okto menjadi titik tolak bagi PB ISSI dalam meningkatkan prestasi atlet balap sepeda Indonesia.
"Tentunya ini dapat meningkatkan prestasi kinerja organisasi PB ISSI. Kami selalu mengapresiasi prestasi anak muda Indonesia yang dapat menjadi inspirasi bagi pemuda Indonesia," tambahnya.
Pemilihan anggota ACC sendiri diikuti 13 kandidat dari 42 negara. Sementara, Okto masuk ke dalam sembilan anggota Komite Manajemen ACC terpilih yang baru. Selain terpilih sebagai anggota Komite Manajemen ACC, Okto juga terpilih menjadi kandidat Komite Manajemen Persatuan Sepeda Internasional (UCI) asal Asia, yang pemilihannya akan berlangsung pada Kongres UCI bulan September mendatang di Norwegia.
Sementara itu, Osama Ahmed Abdulla Alshafar terpilih sebagai presiden ACC yang baru. Pria asal Uni Emirat Arab itu mengalahkan dua kandidat lain yaitu Faisal Humaid Al-Qasimmi (UEA), dan Decha Hemkrasri (Thailand).
Pemilihan presiden ACC yang akan menggantikan Cho Hee Wook berlangsung dua putaran. Pada putaran penentuan, Osama akhirnya terpilih sebagai presiden yang baru dengan kemenangan tipis 19 suara berbanding 18 suara. Osama kemudian membentuk kepengurusan ACC yang baru. Dia menunjuk Onkar Singh dari India sebagai sekretaris jenderal ACC. Sementara Okto juga masuk dalam kepengurusan ACC dengan jabatan ketua bidang media.
[wah]
BERITA TERKAIT: