Massa FPI Diminta Tidak Bawa Kayu Dan Bambu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 16 Januari 2017, 08:37 WIB
Massa FPI Diminta Tidak Bawa Kayu Dan Bambu
JR. Simamora/Net
rmol news logo Polisi siap mengamankan aksi unjuk rasa Front Pembela Islam (FPI) di depan Kantor Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (16/1).

Sebelum ke Mabes Polri, massa FPI terlebih dahulu kumpul di Masjid Agung Al-Azhar yang berjarak sekitar kurang lebih 1 km. Di Masjid Al-Azhar mereka juga akan melakukan shalat Dhuha.

Dari Masjid Al-Azhar ke Mabes Polri mereka nanti akan melakukan long march.

Wakapolres Jakarta Selatan AKBP JR. Simamora megatakan aparat kepolisian akan mengawal dan ikut mengantar massa FPI ke Mabes Polri.

"Kami akan mengawal peserta unjuk rasa sampai tujuan," kata JR. Simamora.

Selain mengawal long march FPI, polisi juga akan mengatur lalu lintas. Sehingga pengguna jalan juga tidak terganggu.

Terakhir, Wakapolres Jaksel mengimbau kepada massa FPI untuk dapat menjaga kondusifitas. Mari sampaikan aspirasi dengan baik.

"Kami meminta kepada para pengunjukrasa untuk tidak membawa alat-alat berbahaya seperti kayu dan bambu," tukas JR. Simamora.

Massa FPI akan menggelar unjuk rasa di depan Kantor Mabes Polri, Senin pagi. Mereka menuntut pencopotan Irjen Anton Charliyan dari jabatan Kepala Polda Jawa Barat karena dinilai telah melindungi premanisme, mengkriminalisasi ulama, mengadu domba rakyat, dan merusak NKRI. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA