Kerjasama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani di Kampus Poliwangi, Jumat (18/11). Penandatangan MoU ini dilakukan oleh Dubes Korsel dengan Rektor Politeknik Negeri Banyuwangi Asmudji.
Setidaknya ada empat bidang yang akan menjadi fokus kerjasama tersebut. "Kerjasamanya meliputi pertukaran pelajar, pertukaran dosen, pengembangan industri, dan pariwisata," ungkap Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas DI Banyuwangi, Sabtu sore (19/11).
Dalam bidang industri, terang Anas, difokuskan dalam pengelolaan mesin kapal pesiar. "Untuk industri, kerjasamanya difokuskan pada penanganan mesin-mesin kapal pesiar," lanjut Anas.
Sedangkan dalam bidang perdagangan Cho Tai Young tertarik dengan furnitur berbahan dasar kayu. Ia melihat furnitur kayu di Banyuwangi memiliki kwalitas yang baik.
"Furnitur dari kayu banyak diminati di negara kami. Selama ini kami banyak mengimpornya dari Jepara. Jika saya lihat furnitur kayu di Banyuwangi juga cocok untuk diimpor ke Korea," tandasnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: