"Pastilah kami bangga bisa mendaki bersama pemuda pendaki gunung, apalagi sekarang ini digabung dengan aksi sosial membersihkan gunung," kata Komandan Brigif 2 Marinir Kolonel (Mar) Pardosi, di Jakarta, Kamis (27/10).
Dalam pertemuan dengan Panitia Bersih Gunung Tramp-Korps Marinir, perwira menengah senior itu, ingin menjadikan aksi sosial ini menjadi bagian dari membina hubungan baik dengan masyarakat.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini, karena ini bagian dari bela negara yang menumbuhkan nasionalisme para pemuda. Saya akan hadir dalam kegiatan bersih gunung ini," kata lulusan AAL 94 itu.
Kegiatan bersih gunung yang akan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan 88 tahun Hari Sumpah Pemuda dan HUT Korps Marinir ke-71 melibatkan sekitar 400 orang yang terdiri atas pendaki gunung, jurnalis peduli lingkungan, dan 30 orang pendaki terbaiknya dari Satuan Taifib dengan target menurunkan 1 ton sampah yang tidak bisa diurai oleh proses biologi (non-biodegradable).
Selain mendaki, prajurit Marinir juga akan mengawal para pendaki sepanjang jalur pendakian Cibodas-Kandang Badak-Puncak Pangrango.
Menurut rencana, malam ini (Jumat, 28/10), para peserta pendakian Sumpah Pemuda akan berangkat bersama dari Brigif 2 Marinir di CIlandak menuju CIbodas, Jawa Barat.
Ditegaskan Kolonel Marinir Pardosi, kegiatan pendakian gunung yang peduli dengan lingkungan ini merupakan bagian dari menghadapi proxy war dan hybrid war yang sedang berlangsung di dunia.
Sebelumnya, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Tachrir Fathoni juga memuji peran serta Korps Marinir turun serta aksi sosial besih gunung.
"Apalagi ini ada Korps Marinir, saya yakin pasti beres ini menurunkan sampah sampai 1 ton. Ini pas dengan semangat Sumpah Pemuda," katanya, Tachrir Fathoni beberapa waktu lalu di kantornya, Jakarta.
[rus]
BERITA TERKAIT: