Hal tersebut dikatakan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Pudji Hartanto, setelah menghadiri rapat evaluasi arus mudik dan persiapan arus balik dengan Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, di kantor Korlantas Polri, Jakarta, Selasa (5/7).
"Alhamdulillah, evaluasi kecelakaan hingga hari ini angkanya menurun, yang agak tinggi adalah sepeda motor. Kalau sepeda motor banyak kecelakaan malam hari, ya dilarang saja, tidak boleh melakukan aktivitas perjalanan malam hari. Istirahat di rest area atau lainnya," kata Pudji.
Menurut Pudji, hal tersebut bisa dilakukan dengan diskresi kepolisian atau sesuai dengan situasi.
Berdasarkan data dari Korlantas Polri, sebanyak 53 persen kecelakaan pada arus mudik kali ini melibatkan sepeda motor.
Sejalan dengan Pudji, Kakorlantas Polri, juga menyarankan agar pemudik bersepeda motor melakukan perjalanan pada pagi dan siang hari saja.
"Paling tidak roda dua berangkatnya pagi, malam tidak usah," ucap Irjen Pol Agung Budi Maryoto.
Lebih lanjut, Pudji kembali mengingatkan para kepala terminal bus di daerah untuk terus menerus mengawasi dan mengecek kesehatan para supir bus, agar senantiasa dalam kondisi prima saat berkendara. Hal tersebut karena salah satu penyebab kecelakaan pada bus adalah kondisi supir yang sudah kelelahan dan mengantuk.
Terkait persiapan arus balik setelah Lebaran, Pudji mengatakan seluruh pihak terkait akan mengerahkan segala daya dan konsentrasi agar tidak terjadi kemacetan panjang di sejumlah daerah seperti yang terjadi pada arus mudik kemarin. Salah satunya pada jalur tol yang bertumpu pada pintu tol Cikarang Utama.
"Ini harus jadi konsentrasi. Tipsnya adalah lebih awal melakukan pengalihan arus apabila sudah mulai terjadi antrian panjang untuk masuk tol Cikarang Utama," ujar Pudji.
[ald]
BERITA TERKAIT: