PILGUB BENGKULU 2015

Kader Gerindra: Tidak Ada Maksud untuk Membelot

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 04 Agustus 2015, 05:39 WIB
Kader Gerindra: Tidak Ada Maksud untuk Membelot
Dalhadi Umar/net
rmol news logo Setelah ramai diberitakan membelot dari arahan partainya, Partai Gerindra, Dalhadi Umar akhirnya memberikan keterangan.

Dalhari menjelaskan bahwa kedatangannya ke rumah calon Gubernur Bengkulu incumbent, Sultan Bachtiar Najamuddin (SBN), yang saat ini menjabat wakil Gubernur Bengku beberapa hari lalu, bukan sebagai kader partai ataupun mewakili DPRD Provinsi Bengkulu. Dia datang secara pribadi yang hanya ingin memberikan dukungan dan ucapan selamat.

"Kalau kedatangan saya kepada Sultan untuk memberikan selamat saja harus disanksi oleh partai atau sampai di PAW (pergantian antara waktu), maka saya siap untuk itu," kata Dalhari seperti dilaporkan RMOL Bengkulu, Senin (3/8).

Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu ini juga mengungkapkan, hubungannya dengan keluarga SBN cukup dekat dan bisa dikatakan sebagai keluarga. Begitu juga dengan Imron Rosyadi (Bupati Bengkulu Utara), dan Ihwan Yunus (Bupati Mukomuko). Kata Dalhari, jila mereka juga maju dalam Pilkada Provinsi Bengkulu , dia juga akan berikan selamat dan dukungan.

"Kebetulan yang maju Pilgub adalah Sultan, maka sebagai orang dekat dan keluarga maka saya datang, tidak ada maksud untuk membelot. Saya kader yang konsisten dengan keputusan partai," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Tim Penjaringan Partai Gerindra, Endang Filian mengatakan, DPD Gerindra sudah memanggil Dalhadi Umar atas sikap politiknya yang terkesan bertentangan dengan keputusan partai. Bahkan Endang menyatakan akan bertindak tegas sesuai dengan aturan keputusan partai.

Pilkada Gubernur Bengkulu 2015 diikuti dua pasangan calon. Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah didukung oleh Partai NasDem, PKB, Hanura, PKPI, Gerindra, Golkar versi Agung Laksono, PPP versi Romahurmuziy dan PAN dengan jumlah kursi di DPRD sebanyak 16 kursi. Sementara SBN-Mujiono didukung oleh PDI Perjuangan, Partai Demokrat, PPP, PBB dan PKS dengan jumlah kursi sebanyak 16. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA