Dumai Tertutup Asap, Jarak Pandang 1 Km

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 04 Juli 2015, 14:49 WIB
rmol news logo Musim kemarau diperkirakan akan berakhir Oktober hingga November 2015 mendatang. Kondisi ini membuat bencana asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akan meningkat pula jika tidak diantisipasi dengan baik.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, dari pantauan satelit Modis di Pulau Sumatera pada Jumat (3/7) kemarin terdapat 203 hotspot yaitu di Sumatera Selatan 71, Jambi 37, Sumatera Barat 24, Riau 23, Sumatera Utara 23, Sumsel 9, Lampung 14, Bangka Belitung 4, Aceh 3, Bengkulu 3, dan Kepulauan Riau 1.
 
Dampak karhutla sudah dirasakan masyarakat. Pada Sabtu pagi (4/7) tadi, misalnya, beber Sutopo, dilaporkan Dumai tertutup asap dengan jarak pandang 1 km. Kualitas udara yang terpantau dari indeks standard pencemaran udara (ISPU) juga menurun.

"Di Pekanbaru, Rumbai, Minas, Duri, Dumai, dan Petapahan ISPU-nya tergolong sedang," urainya.

Sutopo memastikan, upaya penanggulangan karhutla terus dilakukan di daerah dengan memanfatkan seluruh potensi yang ada.

"Pemerintah pusat sifatnya mendukung Pemda," jelasnya. 

Sutopo menambahkan, sejauh ini satgas penegakan hukum berhasil menangkap pembakar di mana 23 orang ditetapkan tersangka.[wid]   

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA