148 Orang Tewas dalam Kecelakaan di Kampung Halaman Rieke Dyah Pitaloka dan Teten Masduki

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 28 Desember 2012, 22:55 WIB
rmol news logo  Sebanyak 148 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Garut, Jawa Barat, selama tahun 2012. Informasi mengenai korban kecelakaan lalu lintas di kampong halaman duet cagub-cawagub dari PDI Perjuangan, Rieke Dyah Pitaloka dan Teten  Masduki, disampaikan Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Garut, Iptu Sofyan, di Garut, Jumat siang tadi (28/12). "Sampai akhir Desember tahun sekarang ini korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 148 orang," kata  Iptu Sofyan seperti dikutip dari Antara.

Iptu Sofyan menambahkan, jumlah korban tewas kecelakaan tahun in di Garut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 145 orang.

Berdasarkan data, kata Sofyan, tahun 2012 terjadi 615 kecelakaan yang selain menewaskan 148 orang juga mengakibatkan 336 orang mengalami luka berat, 680 orang luka ringan, dengan kerugian materi mencapai Rp 2 miliar lebih.

Sementara di tahun 2011 terjadi  sebanyak 604 kecelakaan menyebabkan korban luka berat 409 orang, luka ringan 639 orang dan kerugian materi mencapai Rp 1,2 miliar lebih.

Ia menyebutkan penyebab kecelakaan yang terjadi di Garut diantaranya disebabkan "human error" seperti  menggunakan telepon seluler saat mengemudi.

Selain itu, kata Sofyan, minimnya penerangan jalan umum dan kerusakan jalan juga menjadi penyebab kecelakaan di  jalan raya.

"Kecelakaan di Garut ini didominasi sepeda motor yang pengemudinya tidak pakai helm sehingga kebanyakan meninggal dunia karena pendarahan di kepala," katanya.

Ia mengungkapkan daerah rawan kecelakaan lalu lintas di Garut yakni jalur Limbangan-Malangbong, kemudian jalur Kadungora-Leles-Tarogong, selanjutnya jalur Cilawu.

"Di jalan raya itu harus hati-hati, selalu waspada, dan patuh pada rambu lalu lintas untuk keselamatan kita bersama," katanya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA