ABG yang mengontrak bersama ibunya di kontrakan milik Bolot di Kampung Gunung Gang Betawi RT 02/09 Jombang, Ciputat, Tangsel, itu dikeroyok oleh anggota keluarga Bolot. Alasan penganiayaan adalah korban diduga memukuli cucu Bolot di mini market Seven Eleven Jombang pada Senin (3/12).
"Saya mengalami luka memar, lecet di bagian pipi sebelah kiri, leher di bagian belakang dan punggung, mereka tiba tiba mengeroyok saya tanpa alasan yang jelas," aku Rangga dalam laporannya ke Polsek Ciputat, Selasa (11/12).
Selain Bolot, Rangga juga melaporkan Mulyadi alias Sam (anak Bolot) dan Surya (menantu Bolot). Pengeroyokan terjadi pada Jumat petang saat dirinya sedang berada di kontrakan.
"Saya dipanggil oleh keluarganya Bolot, sampai di belakang rumah Bolot saya dipukuli sama tiga orang itu," tambahnya.
Sementara, cucu Bolot, bernama Lira Larasati (18), mengaku telah dipukuli di dekat Seven Eleven, Jombang oleh segerombolan pemuda. Namun, Lira sendiri tidak yakin Rangga termasuk pelaku pengeroyokan.
"Saya hanya melihat Rangga ada di sana," terang Lira.
Saat ditemui di rumahnya kampung gunung Jalan H. Betawi Rt. 02/09 Jombang, Ciputat, Tangsel, Bolot mengaku naik pitam mendapat laporan yang menimpa cucunya.
"Saya kesal dan tidak terima cucu saya dipukuli, apalagi cucu saya anak perempuan," ujar Bolot.
Pria kelahiran Bogor, 10 Mei 1942 ini, mengaku siap bertanggung jawab jika sampai dirinya dipanggil polisi.
[ald]
BERITA TERKAIT: