Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Endang SH heran dengan temuan itu. Apalagi peredaran daging palsu hasil olahan dari daging babi telah 1 tahun.
“Kami melihat jajaran Pemkab Bandung khususnya yang membidangi perdagangan kecolongan,†ungkap Endang dikonfirmasi
Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (13/5).
Pucuk pimpinan partai berlambang bintang mercy itu juga mempertanyakan sistem pengawasan yang dilakukan dinas perindustrian dan perdagangan selama ini.
“Kok bisa 1 tahun (komplotan pengedar sapi palsu beroperasi) tidak ketahuan? Berarti pengawasan enggak maksimal. Perlu dievaluasi kinerjanya,†tegas mantan Anggota DPRD itu.
Pengungkapan daging sapi yang ternyata berisi daging babi ini sebelumnya diungkap Jajaran Polresta Bandung, Soreang.
Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan komplotan pengedar daging sapi palsu di antaranya dua sebagai penjual (inisial P dan T) dan dua pengecer (inisial AR dan AS).
BERITA TERKAIT: