"Saat ini jumlah laboratorium yang beroperasi ada 37. Beberapa laboratorium terpaksa harus menghentikan aktivitasnya," tutur Achmad Yurianto dalam jumpa pers virtual yang disiarkan dari Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (21/4).
Ada beberapa alasan sebagai laboratorium tersebut tak bisa beroperasi dengan normal.
"Karena memang reagennya (bahan baku pemeriksaan PCR) belum sampai," ujarnya.
Namun demikian, Achmad Yurianto memastikan pada Rabu (22/4) besok, ke-37 labotarium yang ada siap beroperasi kembali.
BERITA TERKAIT: