Reihana mengatakan pasien laki-laki berusia 80 tahun ini masih berstatus PDP, dan belum dinyatakan positif Covid-19.
Dia menjelaskan riwayat pasien PDP ini datang ke IGD rumah sakit swasta di Bandarlampung dengan keluhan penurunan kesadaran, batuk, demam dan tidak nafsu makan.
“Menurut keterangan keluarga pasien, pasien sudah dua tahun menderita stroke. Pada saat dirujuk ke rumah sakit kondisi pasien sudah tidak stabil sudah terjadi penurunan kesadaran dan sesak nafas,†kata Reihana, dilansir dari
Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (11/4).
Dia melanjutkan, pasien merupakan lansia yang memiliki riwayat penyakit bronkopneumonia atau penyakit infeksi paru-paru akut.
Karena penyakit itu, dokter di rumah sakit tersebut memutuskan mengambil swab pasien dan memasukkan ke daftar PDP.
“Selama pemantauan, kondisi pasien memang tidak stabil dan sesak nafas. Pada tanggal 9 april 2020 pasien dinyatakan meninggal dunia dan hasil labnya belum keluar,†kata dia
Saat ini, Lampung memiliki 21 kasus positif Covid-19 dengan rincian 5 meninggal, 9 orang dirawat, dan 7 orang sembuh.
Sedangkan warga berstatus orang dalam pengawasan (ODP) juga bertambah 104 orang dari 2.258 orang menjadi 2.354 orang.
Pasien dalam pemantauan (PDP), hingga Sabtu (11/4), bertambah satu dari 49 menjadi 50 orang.
Sebanyak 31 pasien masih dirawat, 17 orang negatif, dan dua orang PDP dikonfirmasi meninggal.
BERITA TERKAIT: