Namun demikian, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr. Abdul Hakam meminta kesadaran masyarakat untuk tetap disiplin mengikuti arahan pemerintah dalam menghadapi virus corona. Hal itu mengingat jumlah PDP masih menunjukkan peningkatan.
"Grafik ODP-nya ada penurunan beberapa hari belakang ini, tapi kalau PDP masih meningkat. Maka harapannya tentu masyarakat bisa lebih tertib, lebih taat dengan anjuran pemerintah untuk tetap di rumah jika tidak
urgent, lebih taat dalam melakukan
physical distancing agar mata rantai Covid-19 semakin cepat bisa diputus," imbau Abdul Hakam dilansir
Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (7/4).
Abdul Hakam menyatakan optimis jika pasien positif Covid-19 yang terkonfirmasi sembuh di Kota Semarang akan terus bertambah.
"Mungkin selama seminggu kedepan akan banyak pasien positif Covid-19 di Kota Semarang yang dinyatakan sembuh," tegas Hakam.
Hal tersebut disampaikan karean saat ini wilayahnya masih menjalankan proses swab test pada sekitar 28 pasien positif. Ke depan, dengan adanya pasien positif Covid-19 yang sembuh, diharapkan wabah ini tidak berlarut-larut.
"Saya rasa menjadi harapan kita semua agar situasi seperti ini tidak berlarut-larut, dimana dukungan masyarakat menjadi sangat penting. Mari kita bergerak bersama dengan mematuhi anjuran pemerintah," tegasnya.
Kabar sembuhnya seorang pasien positif Covid-19 didapatkan langsung dari dr. Susi Herawati selaku Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro. Kepastian tersebut diperoleh setelah hasil swab test ke-5 dan ke-6 menunjukkan negatif.
Adapun pasien yang dinyatakan sembuh tersebut sebelumnya mendapat perawatan sejak 14 Maret lalu. Dengan begitu, sudah ada 5 pasien di RSUD KRMT Wongsonegoro yang dinyatakan sembuh.
"Hari ini ada kabar baik lagi dari RSUD KRMT Wongsonegoro, seorang pasien lagi dinyatakan sembuh setelah dirawat sejak 14 Maret. Sampai hari ini ada 5 pasien RSWN yang sudah sembuh, atau totalnya 7 pasien positif Covid-19 sembuh di Kota Semarang dengan yang ada di RSUP dr Karyadi," jelasnya.
BERITA TERKAIT: