Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Menkes Terawan: Yang Perlu Pakai Masker Hanya Orang Sakit

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Rabu, 04 Maret 2020, 04:18 WIB
Menkes Terawan: Yang Perlu Pakai Masker Hanya Orang Sakit
Menkes Terawan saat hadir di Forum Pemred (ketiga drai kanan)/RMOL
rmol news logo Sejumlah toko farmasi yang menjual masker dan hand sanitizer menyatakan kehabisan dua barang paling vital dalam mengantisipasi merebaknya virus corona.

Toko medis seperti Kimia Farma, Guardian, Century, Apotik K24, Watson bahkan toko peralatan rumah tangga yang biasa menjual masker N95 Ace Hardware menyatakan dua barang tersebut ludes diborong warga dan saat ini menjadi barang langka di pasaran.

Sekalipun ada, harganya cukup fantastis, untuk masker N95 yang biasa dijual satuan seharga Rp 20ribu skali ini naik 100 persen menjadi Rp 40ribu bahkan ada yang menjualnya seharga Rp 50ribu. Demikian pula hand sanitizer, yang biasanya hanya Rp 10ribu ukuran 50 ml, menjadi Rp 50ribu di apotik.

Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto mengatakan seharusnya yang memakai masker adalah orang sakit, bukanlah orang yang sehat.

“Yang sakit pakai masker yang sehat tidak perlu pakai masker. Itu ketentuan dari WHO, juga dibuka dan diinikan semua sama. Sampai detik ini sama,” ujar Terawan usai menghadiri diskusi forum Pemred di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (3/3).

Dia menambahkan, jika ada seseorang yang tengah berobat di rumah sakit dan dilakukan tindakan medis maka diperlukan masker untuk mencegah penularan virus.

“Yang sakitlah yang pakai masker yang sehat tidak perlu, kecuali dia melakukan tindakan-tindakan di rumah sakit dan sebagainya sehingga dia memerlukan alat masker karena untuk menjaga sterilitas,” tandasnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA