Berdasarkan rilis dari Humas Kemenkes, Minggu, (5/6), Kementerian yang dipimpin oleh Nila Moelok ini pertama menghimbau masyarakat agar menjadikan puasa awal dari berhenti merokok. Selama satu bulan, 12 jam per hari umat muslim menahan tidak merokok, sehingga bisa menjadi momentum untuk berhenti merokok secara total.
Kedua, puasa bukan menambah porsi makan. "Makan malam sesuai porsi dan bergizi seimbang, kurangi makanan manis, asin dan berlemak, istirahat yang cukup untuk bersiap bangun sahur esok hari," ka Menteri Nila.
Untuk waktu sahur, tanpa merokok, perbanyak makan makanan berserat seperti buah dan sayuran.
Pagi siang sampai sore, beraktivitas seperti biasa, perbanyak ibadah sunah dan beribadah seperti biasa.
Terakhir pesan Nila, waktu berbuka puasa, mulai dengan secangkir air hangat, dan makanan manis tanpa menghisap rokok.
[rus]
BERITA TERKAIT: