Anggota Komisi IX DPR Amelia Anggraini menjelaskan bahwa dengan 75 Fakultas Kedokteran yang ada maka jumlah lulusan kedokteran harusnya bisa diatur pendistribusian ke seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya, perhitungan kerja ideal per satu dokter melayani 1.100 penduduk, tapi kenyataannya saat ini untuk melayani 2.270 penduduk.
"Artinya ada manajemen yang salah. Rasio dokter di Indonesia sudah melampaui target, mereka sebagian besar menumpuk di perkotaan," jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (24/5).
Oleh karena itu, menurut Amel, permasalahan penanganan kesehatan di Indonesia bukan jumlah dokter yang kurang melainkan sebaran yang tidak merata. Disebabkan masih kurangnya kemampuan fiskal dan komitmen Kementerian Kesehatan di daerah-daerah.
"Masih ada Puskesmas yang tidak punya dokter sama sekali, terutama di desa-desa terpencil," ungkap politisi Partai Nasdem tersebut.
[wah]
BERITA TERKAIT: