Acara itu dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Hanifah Husein Mursyidan Baldan.
Antusiasme warga sangat tinggi, dibuktikan dengan kehadiran warga dari berbagai tempat di Kabupaten Sorong membawa anak-anak mereka.
Hari pertama kegiatan PIN ditandai dengan pemberian imunisasi secara simbolis. Hadir pula Bupati Sorong, Stefanus Malak, dan istrinya, Nancy Malak, bersama sejumlah pengurus Muspida.
Dalam sambutannya, Bupati Sorong mengatakan, PIN merupakan wujud kedaulatan warga di bidang kesehatan. PIN Polio yang berlangsung hari ini sampai 15 Maret mendatang adalah untuk melanjutkan program bebas polio di Indonesia, yang pernah mendapat penghargaan dari badan kesehatan PBB. Diharapkan, pada 2018, seluruh dunia termasuk Indonesia bisa bebas polio.
Sementara itu, Hanifah Ferry Mursyidan Baldan, mengaku kedatangnnya di Papua demi menunjukkan bahwa negara hadir di tengah masyarakat, khususnya pelayanan di bidang kesehatan.
"Kami datang untuk menunjukkan kehadiran negara di tengah masyarakat khususnya di bidang kesehatan," tegas Hanifah.
Lebih lanjut Hanifah mengatakan, pelaksanaan PIN merupakan bentuk kerjasama yang terintegrasi antara Kementerian Kesehatan dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja.
Menurut dia, PIN sangat penting dilakukan terutama di kawasan Papua, Papua Barat dan NTT yang ternyata belum bebas polio.
Ia juga meminta para ibu di seluruh Indonesia menjaga kesehatan, kebersihan dan keseimbangan gizi sehingga bisa menciptakan manusia-manusia unggul dalam membangun Indonesia.
[ald]
BERITA TERKAIT: