Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Rajin Konsultasi Sebelum Dibedah

Minggu, 02 September 2012, 08:07 WIB
Rajin Konsultasi Sebelum Dibedah
ilustrasi/ist
rmol news logo .Dokter spesialis bedah plas­tik estetika dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Teuku Adi Fitrian alias Tompi mengatakan, tindakan operasi plastik ber­ulang-ulang dianggap tidak baik karena dapat me­nim­bulkan pa­rutan di organ tubuh, yang mem­buat  tubuh bukan ma­lah bagus tetapi semakin mem­buruk.

“Operasi berulang-ulang tidak boleh dilakukan, meski pasien itu merasa cocok. Bahkan dokter pun disarankan tidak menuruti keingi­nan pasien untuk meng­ope­rasi berulang-ulang pada organ tu­buhnya,” warning Tompi.

Dia mengaku,  pernah memi­li­ki pasien yang berkali-kali me­minta untuk operasi plastik pada bagian hidungnya. Ala­sannya, pasien itu merasa puas atas hasil operasi yang pertama karena mendapatkan keper­ca­yaan diri.

“Memang banyak pasien yang kembali datang karena melihat hasil operasi sebelumnya jadi lebih baik penampilannya, se­hing­ga tertarik mencoba yang lain dan ini mesti dihindari sambil diberikan arahan  efek dari bedah plastik tersebut,” jelasnya.

Dokter Spesialis Bedah Plastik, dari RSPI, Elida Sari Siburian mengingatkan, pentingnya ber­kon­sultasi terlebih dahulu kepada dokter, sebelum melakukan tin­dakan operasi. Selain itu, pasti­kan dokter yang akan melakukan tindakan tersebut memang ber­kompeten di bidangnya.

“Yang tidak kalah penting, kei­nginan untuk melakukan be­dah plastik itu datang dari diri sen­diri. Jadi jangan melakukan bedah plastik karena disuruh orang lain,” kata Elida

Elida menambahkan, dalam beberapa tahun terakhir jumlah pasien yang melakukan tindak­an bedah plastik estetik meng­alami peningkatan. “Jumlahnya sudah ratusan, meski masih se­dikit di­banding dengan negara maju lain yang tindakannya su­dah ri­buan,” imbuhnya.

Menurutnya, pasien yang me­la­kukan operasi bedah plastik estetik kebanyakan merasa puas dengan hasilnya. Penampilan yang menarik otomatis men­dong­krak rasa percaya diri.

“Pada pasien yang memasang implan payudara biasanya me­rasa payudara hasil operasinya kurang besar, sehingga dila­ku­kan bedah plastik agar lebih ter­lihat menarik dan percaya diri,” katanya.  [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA