.Dokter spesialis bedah plasÂtik estetika dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Teuku Adi Fitrian alias Tompi mengatakan, tindakan operasi plastik berÂulang-ulang dianggap tidak baik karena dapat meÂnimÂbulkan paÂrutan di organ tubuh, yang memÂbuat tubuh bukan maÂlah bagus tetapi semakin memÂburuk.
“Operasi berulang-ulang tidak boleh dilakukan, meski pasien itu merasa cocok. Bahkan dokter pun disarankan tidak menuruti keingiÂnan pasien untuk mengÂopeÂrasi berulang-ulang pada organ tuÂbuhnya,†warning Tompi.
Dia mengaku, pernah memiÂliÂki pasien yang berkali-kali meÂminta untuk operasi plastik pada bagian hidungnya. AlaÂsannya, pasien itu merasa puas atas hasil operasi yang pertama karena mendapatkan keperÂcaÂyaan diri.
“Memang banyak pasien yang kembali datang karena melihat hasil operasi sebelumnya jadi lebih baik penampilannya, seÂhingÂga tertarik mencoba yang lain dan ini mesti dihindari sambil diberikan arahan efek dari bedah plastik tersebut,†jelasnya.
Dokter Spesialis Bedah Plastik, dari RSPI, Elida Sari Siburian mengingatkan, pentingnya berÂkonÂsultasi terlebih dahulu kepada dokter, sebelum melakukan tinÂdakan operasi. Selain itu, pastiÂkan dokter yang akan melakukan tindakan tersebut memang berÂkompeten di bidangnya.
“Yang tidak kalah penting, keiÂnginan untuk melakukan beÂdah plastik itu datang dari diri senÂdiri. Jadi jangan melakukan bedah plastik karena disuruh orang lain,†kata Elida
Elida menambahkan, dalam beberapa tahun terakhir jumlah pasien yang melakukan tindakÂan bedah plastik estetik mengÂalami peningkatan. “Jumlahnya sudah ratusan, meski masih seÂdikit diÂbanding dengan negara maju lain yang tindakannya suÂdah riÂbuan,†imbuhnya.
Menurutnya, pasien yang meÂlaÂkukan operasi bedah plastik estetik kebanyakan merasa puas dengan hasilnya. Penampilan yang menarik otomatis menÂdongÂkrak rasa percaya diri.
“Pada pasien yang memasang implan payudara biasanya meÂrasa payudara hasil operasinya kurang besar, sehingga dilaÂkuÂkan bedah plastik agar lebih terÂlihat menarik dan percaya diri,†katanya. [Harian Rakyat Merdeka]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: