Tak Ada Permintaan Maaf Dari Mensos Juliari Batubara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Minggu, 06 Desember 2020, 20:35 WIB
Tak Ada Permintaan Maaf Dari Mensos Juliari Batubara
Menteri Sosial RI Juliari Batubara kenakan rompi oranye KPK/RMOL
rmol news logo Tak banyak ucapan yang disampaikan Menteri Sosial RI Juliari Batubara usai dipamerkan Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dan ditahan dalam dugaan korupsi bantuan sosial Covid-19.

Masih menggunakan rompi oranye khas tahanan KPK, Juliari irit bicara saat ditanya mengenai fee Rp 10 ribu per paket bansos Covid-19 yang diduga ia tilep. Ia juga menjawab hal lain saat disinggung soal permintaan maaf kepada masyarakat.

"Saya ikuti dulu prosesnya. Mohon doanya teman-teman," singkat Juliari usai keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu malam (6/12).

Saat kembali dilontarkan pertanyaan soal permohonan maaf, politisi PDIP ini diam tak merespons. Hal tersebut berbeda saat Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo ditetapkan tersangka kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster.

Saat itu, Edhy Prabowo bahkan menyampaikan permintaan maafnya kepada Presiden Joko Widodo, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, orang tua dan masyarakat.

Adapun dalam perkara dugaan korupsi bansos Covid-19, Juliari diduga menerima fee Rp 10 rbu per paket dari dua periode paket pengadaan bansos sembako. Ia diduga menerima uang sebesar Rp 17 miliar yang diterima dalam dua tahap. Pertama, sebesar Rp 8,2 miliar. Dan kedua sebesar Rp 8,8 miliar. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA