Fungsi Pranata Sosial Akan Ditingkatkan Buntut Main Hakim Sendiri Di Bekasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 08 Agustus 2017, 12:50 WIB
Fungsi Pranata Sosial Akan Ditingkatkan Buntut Main Hakim Sendiri Di Bekasi
Foto: Net
rmol news logo Pihak kepolisian berharap fungsi pranata sosial di masyarakat bisa lebih ditingkatkan kembali. Sehingga, insiden pembakaran hingga tewas yang menimpa M Alzahra atau Joya (30) di Pasar Muara, Kabupaten Bekasi, beberapa waktu lalu dapat dicegah.

"Jadi nanti pranata sosial di masyarakat akan kami tingkatkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ), Komisaris Besar Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Selasa (8/8).

Adapun pranata sosial yang dimaksud Argo meliputi ketua RT, ketua RW hingga lurah harus dihidupkan kembali. Hal itu diyakini bisa membuat komunikasi antar warga jadi lebih baik. Sehingga kejadian nahas yang menimpa Joya tak lagi terulang kembali di kemudian hari.

"Jadi sistem untuk rasa saling memiliki itu kami hidupkan kembali. Sehingga nanti ada komunikasi antar warga itu, supaya tidak terjadi lagi," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Alzahra dikeroyok dan dibakar hidup-hidup oleh warga, Selasa 1 Agustus lalu sekira pukul 16.30 WIB. Pria tersebut dibakar hidup-hidup karena dituduh sebagai pelaku pencurian amplifier milik mushala Al-Hidayah di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Dua orang terkait kasus main hakim sendiri ini telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni atas nama NMH (wiraswasta) dan SH (sekuriti).[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA