Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menerangka, saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan bahwa kematian Bripka Teguh lantaran bunuh diri atau kecelakaan kerja. Sebab, anggota Brimob itu tidak pernah melakukan pelanggaran selama menjadi anggota Polri.
"Yang bersangkutan ini bersungguh sungguh bekerja secara optimal dalam pelaksanaan tugasnya. Tapi kemudian ini jadi peristiwa yang berakibat meninggalnya orang tentu kita selidiki," ujar Martinus di komplek Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (16/5).
Sebelumnya, Bribka Teguh. ditemukan tewas di Asrama Brimob Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (15/5).
Tewasnya Bribka Teguh diketahui setelah dalam proses pemeriksaan terdapat luka tembak di atas pelipis kanan yang menembus ke kepala belakang kiri. Luka tembak itu diduga disebabkan oleh senjata api genggam jenis revolver.
Kematian Teguh diduga bunuh diri lantaran tekanan atas pemeriksaan terhadap dirinya mengenai kasus peluru yang menyasar ke rumah pribadi Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini, di Jalan Mustawarah Nomor 10 Kelurahan Sawah, Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan pada Kamis (4/5) lalu.
[sam]
BERITA TERKAIT: