Panglima TNI Dan Kapolri Minta Massa Berhenti

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 04 November 2016, 20:35 WIB
Panglima TNI Dan Kapolri Minta Massa Berhenti
rmol news logo Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meminta massa aksi untuk tenang dan tidak memaksa masuk ke komplek Istana Negara.

Hal tersebut diutarakan panglima melalui pengeras suara yang ditempatkan di ruas Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat malam (4/11).

Sementara, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian juga mengimbau anak buahnya tidak lagi menembakkan gas air mata kepada para demonstran.

"Mohon semua tenang, kepolisian juga tenang, kepala kepolisian telah memerintahkan untuk tenang," kata Panglima TNI.

"Saya Kapolri Tito Karnavian, saya minta anggota hentikan penembakan gas air mata. Kita semua bersaudara, ingat keluarga kita menunggu di rumah," kata Tito melanjutkan pernyataan Panglima TNI.

Di sisi lain, massa yang berada di ruas Jalan Medan Merdeka Utara masih terus memanas. Polisi yang berjaga menembakkan gas air mata ke arah massa yang berada di depan Gedung Mahkamah Agung. Hingga berita ini diturunkan, massa aksi yang bertahan di ruas Jalan Medan Merdeka Barat maupun di Jalan Medan Merdeka Utara terus memaksa masuk ke komplek Istana. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA