BPK menilai pembelia lahan RS Sumber Wawas seluas 3,7 hektare untuk membangun pusat pengobatan kanker dan jantung itu jelas meruigkan Pemprov DKI Jakarta. BPK mengindikasikan adanya penggelembungan harga dalam pembelian tanah.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade mengaku janggal jika sampai hari ini belum ada upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memanggil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) untuk diperiksa.
"Padahal ini kan sudah jelas ada hasil audit investigasinya. BPK sudah jelaskan ada kerugian negara. Harusnya segera panggil dan tetapkan jadi tersangka. Kasus lain tanpa audit BPK saja KPK gampang kok tetapin tersangka. Ini aneh bin ajaib," kata Andre saat berbincang dengan redaksi beberapa saat lalu, Senin (25/1).
Menurut Andre, partainya pun sudah mengikuti kasus ini. Jelas-jelas kata Andre, yang meminta anggaran terkait RS Sumber Waras ini adalah Ahok dan bukan usulan SKPD Dinas Kesehatan DKI.
"Ini KPK sudah masuk angin dan takut menghadapi Ahok. Gerindra nanti akan mendorong Komisi II DPR RI untuk segera memanggil KPK terkait lambannya penanganan kasus Sumber Waras ini," demikian Andre.
[rus]
BERITA TERKAIT: