"Menelantarkan si bayi tersebut dengan alibi bahwa yang bersangkutan tidak memiliki uang," kata Kanitreskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Aprino Tamara, di Polsek Grogol Petamburan, Senin malam, 13 Januari 2025.
Kondisi ekonomi pasutri ini memang seperti pengakuan mereka. H sehari-hari bekerja di sebuah tempat konveksi yang berada di wilayah Grogol Petamburan. Sedangkan, istrinya hanya ibu rumah tangga.
Dengan alasan kondisi ekonomi itulah, pasutri ini mengaku tidak memiliki uang saat berobat di rumah sakit.
"Si suami bekerja di salah satu tempat konveksi di wilayah kita," kata Aprino.
Kasus ini bermula ketika H dan BU datang ke rumah sakit guna mengobati bayinya yang sedang sakit.
Namun, sesampainya di rumah sakit mereka kemudian pergi dengan sengaja dari rumah sakit untuk mencari biaya pengobatan sebesar Rp3,6 juta, namun tidak balik lagi.
Meskipun sudah mendapat penanganan, nyawa sang bayi tak tertolong hingga akhirnya meninggal dunia.
BERITA TERKAIT: