"Ke depan KPK jangan tebang pilih dan menegakkan supervisi. Karena KPK bukan malaikat yang bekerja secara sendirian," ungkap praktisi hukum Maqdir Ismail usai diskusi di Restoran Gado Gado Boplo, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12).
Menurutnya, supervisi dan koordinasi antarpenegak hukum harus dikedepankan. Sebab koordinasi antarlembaga hukum merupakan
road map dalam menciptakan harmonisasi pemberantasan korupsi berjalan di semua bidang
"Tidak bisa satu lembaga menyebut dirinya bisa memberantas korupsi. Sinergitas dan koordinasi harus dilakukan. Teknisnya bisa dilakukan masing-masing, tetapi penyidikan dan penyelidikan kan bisa dilakukan bersama-sama," tandasnya.
Sebelumnya, Komisi III DPR mempersoalkan 10 calon pimpinan KPK tidak ada dari unsur kejaksaan. Tak hanya itu DPR juga mempermasalahkan empat calon pemimpin yang dianggap tidak sesuai dengan persyaratan undang-undang karena pengalamannya di bidang hukum, ekonomi, dan perbankan kurang dari 15 tahun.
[zul]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: