Isunya, SP JICT Selewengkan Dana PTI untuk Lawan RJ Lino

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 04 November 2015, 23:59 WIB
Isunya, SP JICT Selewengkan Dana PTI untuk Lawan RJ Lino
foto:net
rmol news logo Perlawanan Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (SP JICT) terhadap Dirut PT Pelindo II diwarnai isu tak sedap. Berhembus kabar di kalangan terbatas, ada penyelewengan dana program tabungan investasi (PTI) yang dilakukan SP JICT.

Informasi tersebut diperkuat dengan penolakan Ketua SP JICT, Nova Hakim menandatangani dokumen audit independen dana PTI yang dikeluarkan manajemen JICT. Surat tersebut bernomor 779/dir-jict/X/15 tertanggal 19 Oktober 2015.‎

Penolakan Nova Hakim sendiri tertulis dalam surat balasan dengan nomor SPJICT/PBT/043/X/2015 tertanggal 26 Oktober 2015 kepada manajemen JICT.

‎Informasi lainnya, dana yang diselewengkan tersebut digunakan ‎untuk membiayai aksi-aksi SP JICT melawan kebijakan RJ Lino, Dirut Pelindo II yang menjadi pemilik JICT. Dana yang digunakan jumlahnya dikabarkan mencapai miliaran rupiah.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi terus berupaya untuk mengkonfirmasi ke SP JICT. Kemungkinan hasil konfirmasi akan ditayangkan dalam pemberitaan selanjutnya.

‎Sekedar catatan, dana pensiun karyawan JICT ini setiap tahun diberikan oleh perusahaan. Pengelolaannya diserahkan kepada SP JICT yang kemudian dipercayakan kepada Kopkar. Sampai tahun lalu dana pensiun yang terkumpul sudah mencapai US$ 10 juta atau sekitar Rp 130 miliar. Sebetulnya sangat dimengerti bila manajemen JICT meminta audit independen atas dana PTI ini mengingat jumlah dan pertanggungjawabannya yang besar. [sam]‎

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA