"KPK kerap banyak melakukan pemelintiran berita dengan membangun opini-opini yang tidak rasional. Dan BG menjadi korban kriminalisasi pimpinan KPK," kata Koordinator Presidium Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasu (Kamerad), Haris Pertama (Senin, 9/2).
Menurut Haris, motif penetapan tersangka BG oleh pimpinan KPK diduga ada unsur dendam dan kental muatan politisnya. Pasalnya, Plt Sekjen PDIP Hasto Kristianto membeberkan bukti manuver Ketua KPK Abraham Samad jelang Pilpres 2014.
"Ini semakin keterkaitan bahwa KPK sudah tidak independen lagi, karena sudah menjadi alat politik. KPK punya motif dibalik target politik karena begitu mudah menetapkan seseorang sebagai tersangka," pungkasnya.
Senin siang tadi (Selasa, 9/2), hujan deras tak menyurutkan Front Revolusioner untuk memberikan dukungan penuh kepada Budi Gunawan dalam sidang Praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ini bentuk konsistensi para pendukung Budi Gunawan.
Front Revolusioner adalah gabungan beberapa element yaitu, Front Indonesia Semesta (FIS), Himpunan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (HIMA UNJ), Sentra Aktualisasi Gerakan Mahasiswa (STIGMA), dan Gerakan Rakyat untuk Keadilan Indonesia (Gerak Indonesia). Aksi inidikomandoi oleh Koordinator Presidium Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasu (Kamerad).
[rus]
BERITA TERKAIT: