Dia tiba-tiba terkejut saat Jaksa KPK menunjukkan bukti foto di bekas ruangannya di MK. Awalnya, dia masih santai karena foto yang ditampilkan Jaksa hanya ruangannya semata.
"Itu ruang Ketua MK. Itu ruang kerja saya dulu dan itu kursi saya dulu. Saya yakin itu ruang keerja saya karena ada gambar garuda di belakang," terang dia.
Tapi, Mahfud kemudian kaget ketika Jaksa memperlihatkan foto ke dua. Dalam foto kedua tersebut, tampak duduk seorang laki-laki mirip Muhtar Ependy yang sedang duduk di kursi yang biasa ia duduki.
"Tidak. Saya tidak kenal sampai sekarang tidak. Tapi kursinya kursi saya," bantah dia.
Muhtar Ependy disebut-sebut sebagai operator suap mantan Ketua MK, Akil Mochtar, dalam menangani sengketa Pilkada. Namun, Mahfud berkukuh tidak mengenal.
"Tapi karena dia ada di situ saja jadi tahu. Saya tidak tahu," tandasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: