"Tanggal 27 Januari ini saya memberikan keterangan sebagai saksi pak Waryono, dan saya sudah menjelaskan semuanya kepada penyidik," terang dia usai merampungkan pemeriksaan di tangga depan lobi kantor KPK, Jakarta, malam ini (Senin, 27/1).
Karen keluar sekitar pukul 19.55 WIB tadi. Dia tak menjelaskan secara rinci apa saja yang dibeberkan ke penyidik KPK selama belasan jam berada di ruang pemeriksaan. Tapi, dia tekankan bahwa perusahaan pelat merah yang dipimpinnya sama sekali tak pernah mengucurkan dana ke DPR.
"Saya ingin tegaskan kepada wartawan hari ini, bahwa tidak sepersen pun uang saya berikan THR (tunjangan hari raya) kepada Komisi 7," kata Karen menggebu-gebu.
"Selama saya menjadi Dirut itu tidak akan terjadi, dan BUMN tidak akan menjadi sapi perah selama saya menjadi dirut," sambungnya kembali dengan menggebu-gebu.
Setelah mengatakan itu, dia lalu berusaha menghindari awak media sambil menuju mobil pribadinya yang stand-by di depan teras KPK. Berbagai pertanyaan tak diindahkan oleh Karen. Termasuk, soal siapa pihak yang mengancam dirinya agar memberikan THR ke Komisi VII DPR.
[dem]
BERITA TERKAIT: