"Tidak perlu. Kan sudah jelas langkah Badan Narkotika Nasional akan memeriksa DNA Akil Mochtar untuk dicocokkan dengan air liur pada lintingan ganja yang sudah terpakai. Tunggu saja hasil DNA. Jika bukan DNA Akil yang ada di ganja tersebut, berarti bukan punya dia," tegas pakar hukum pidana, Chairul Huda, kepada
Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Kamis, 10/10).
Namun, Chairul Huda tak membantah spekulasi yang mengendus upaya pihak tertentu untuk semakin menjatuhkan citra Ketua Mahkamah Konstitusi non aktif itu di mata publik.
"Bisa jadi, supaya publik menganggap Akil bejat dan mulus pembuktian suapnya," ucapnya.
Dalam hal ini KPK menjadi sorotan kecurigaan publik. Karena, yang mengklaim menemukan empat linting ganja dan dua pil itu di ruang Akil adalah petugas KPK, dan KPK pula yang mempublikasi temuan kepada masyarakat.
"Sehingga ini bisa jadi pembunuhan karakter terhadap Akil, supaya publik sudah menghukum Akil lebih dulu sebelum pengadilan Tipikor. Pekerjaan KPK jadi lebih ringan," tandasnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: