Paul Nelwan Ngaku Pernah Minta Rp 500 Juta ke Adhi Karya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 10 September 2013, 17:31 WIB
Paul Nelwan Ngaku Pernah Minta Rp 500 Juta ke Adhi Karya
PAUL NELWAN/NET
Kecil Besar
rmol news logo Direktur Assa Nusa Civil Enggineering, Paul Nelwan menyatakan bahwa dirinya pernah meminta uang sebesar Rp 500 juta ke PT Adhi Karya Persero lewat salah seorang tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sport center Hambalang, Jawa Barat, Teuku Bagus Mokhamad Noor.

Permintaan uang itu atas perintah bekas Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Wafid Muharram dengan dalih untuk pengiriman atlet ke Korea.

"Kemarin sudah saya jelaskan ya, itu untuk kepentingan pengiriman atlet. Dia (Wafid) minta tolong ke saya itu biasa," kata Paul Nelwan usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta selatan, Selasa (10/9).

Paul Nelwan hari ini diperiksa selama hampir empat jam lamanya guna melengkapi berkas perkara salah seorang tersangka dalam korupsi proyek pembangunan sport center, Hambalang, Deddy Kusdinar.

Selain diperintahkan Wafid meminta uang ke Adhi Karya, Paul Nelwan juga harus merogoh kocek pribadi sebesar Rp 1 milliar. Bahkan, sampai saat ini, aku Paul, uang tersebut sampai sekarang belum dikembalikan oleh Wafid Muharram.

Paul yang pernah didukung Partai Demokrat untuk maju sebagai calon Bupati Minahasa Utara pada tahun 2010 lalu itu menegaskan bahwa uang yang diminta dari PT Adhi Karya itu tidak terkait dengan pemenangan  tender proyek pembangunan sarana dan prasarana P3SON Hambalang.

"PT Adhi Karya masih jauh dari proyek pemenang Hambalang," singkatnya.

Dalam kesempatan yang sama dia juga membantah ada pemberian duit Rp3 miliar dari Muhammad Arief Taufiqurrahman soal pembahasan anggaran. Uang itu disebut akan diberikan untuk Andi Alifian Mallarangeng yang kala proyek itu bergulir masih menjabat sebagai Menpora.

"Enggak ada, Adhi Karya memberikan uang lewat saya untuk Menpora. Nggak ada. Kecuali yang saya ambil sendiri dari Adhi Karya," demikian Paul menekankan.[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA