Hal tersebut disampaikan Ivan saat press conference peluncuran Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna dan kegiatan Amazing Muharram 15 yang digelar Cinta Quran Foundation he Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Minggu 12 Juli 2026.
"Harusnya kan bukan kita yang bangun masjid. Tapi kalau kita nunggu-nunggu, masjidnya ga jadi-jadi. Alhamdulillah kita diberi kemampuan oleh Allah untuk membangun sendiri," kata Ivan yang dalam program ini memilih untuk membangun sebuah masjid di Papua.
Sementara itu, Founder Cinta Quran Foundation, Ustaz Fatih Karim mengatakan, antusiasme masyarakat melampaui ekspektasi. Menurutnya, dalam waktu sekitar tiga jam sejak peluncuran, sebanyak 35 masjid langsung terdaftar untuk mengikuti program wakaf tersebut.
"Sedangkan pada awal rencana program digagas sudah mendaftar 16 masjid. Jadi total sudah 51 masjid," kata Ustaz Fatih Karim.
Ia optimistis target 99 masjid dapat tercapai pada Desember 2026. Selanjutnya, seluruh pembangunan dan renovasi ditargetkan rampung pada akhir 2027 sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Selain menjadi tempat ibadah, masjid yang dibangun dan direnovasi nanti diharapkan berfungsi sebagai pusat pendidikan Al-Qur'an, pembinaan keluarga, dakwah, serta pemberdayaan masyarakat.
Tak hanya fokus di Indonesia, Cinta Quran Foundation juga terus memperluas pengembangan pusat dakwah di negara-negara dengan populasi Muslim minoritas. Setelah meresmikan Masjid As-Sholihin di Yokohama, Jepang, yayasan tersebut dalam waktu dekat akan membuka Masjid Al Ikhlas Centre di Edmonton, Kanada.
Ke depan, pengembangan masjid juga direncanakan menjangkau Jerman dan Selandia Baru sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar Islam dan pelayanan bagi komunitas Muslim Indonesia maupun masyarakat setempat di berbagai belahan dunia.
BERITA TERKAIT: