John Ternus yang kini resmi menjabat sebagai Chief Executive Officer baru Apple akan menerima paket kompensasi bernilai fantastis sekitar US$58 juta atau setara dengan Rp1,02 triliun pada tahun fiskal 2027 mendatang.
Sementara itu, Tim Cook yang beralih peran menjadi executive chairman setelah 15 tahun sukses memimpin perusahaan teknologi raksasa tersebut akan mengantongi kompensasi sekitar US$47 juta atau setara dengan Rp832 miliar.
Di bawah kepemimpinan Cook sebelumnya, harga saham Apple tercatat melonjak luar biasa hingga melampaui 2.200%.
Berdasarkan dokumen pengajuan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat, John Ternus yang berusia 51 tahun akan menerima gaji pokok tahunan sebesar US$3 juta disertai target pemberian saham senilai US$55 juta pada tahun depan.
Selain itu, ia juga mendapatkan saham terbatas pro-rata senilai sekitar US$2,5 juta untuk sisa tahun fiskal 2026 yang berakhir pada bulan September ini.
Sekitar tiga perempat dari kompensasi ekuitas Ternus dikaitkan langsung dengan performa Apple dibandingkan perusahaan-perusahaan lain dalam indeks S&P 500, sementara sisanya didasarkan pada unit saham berbasis waktu.
Di sisi lain, paket remunerasi Tim Cook mengalami penyesuaian seiring perannya yang baru.
Gaji pokok tahunan pria berusia 65 tahun ini dikurangi dari US$3 juta menjadi US$2 juta, dengan target paket saham senilai US$45 juta untuk tahun 2027.
Berbeda dengan masa jabatannya sebagai CEO yang total kompensasinya sempat menyentuh US$74,3 juta pada tahun 2025, porsi ikatan kinerja pada paket saham Cook kini dikurangi menjadi separuhnya.
Cook sendiri telah menyatakan komitmennya untuk tetap menduduki posisi barunya sebagai executive chairman dalam jangka waktu yang panjang.
BERITA TERKAIT: