Berdasarkan pantauan YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo yang mengenakan setelan jas abu dan peci hitam tampak duduk berhadapan dengan Putin.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BPKM Rosan Roeslani, Mendikti Saintek Brian Yuliarto, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Putin menyambut hangat kehadiran Prabowo di Vladivostok. Pertemuan keduanya dinilai mencerminkan hubungan strategis antara Rusia dan Indonesia.
"Ini kali kedua kita bertemu dan saya sangat senang. Hubungan pribadi kita mencerminkan sifat strategis dari hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia," kata Putin.
Presiden Rusia itu juga menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra kunci di kawasan Asia-Pasifik dengan volume perdagangan pada tahun lalu meningkat 12 persen.
Kerja sama bilateral juga terus diarahkan pada sejumlah sektor, termasuk pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, dan energi, khususnya energi nuklir.
"Saya yakin bahwa pertemuan hari ini akan memberikan dorongan baru bagi hubungan bilateral antara kedua negara kita," ujarnya.
Sementara itu, Prabowo menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan keramahan yang diberikan Putin.
"Terimakasih yang mulia presiden putin presiden federasi russia pertama tama saya senang sekali berjumpa lagi dengan yang mulia. Terimakasih atas sambutan yang hangat dan keramahan yang diberikan kepada saya. Saya merasa sangat terhormat dan gembira dapat mengunjungi Vladivostok," kata Prabowo.
Prabowo kemudian menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Nasional Federasi Rusia pada 12 Juni 2026 serta penyelenggaraan KTT peringatan ASEAN-Rusia ke-35 pada 18 Juni 2026.
Prabowo juga meminta maaf karena tidak dapat menghadiri agenda tersebut lantaran ada persoalan dalam negeri yang tidak dapat ditinggalkan.
"Tapi, saya membayar hutang saya dengan hadir di Vladivostok sekarang," ujarnya.
BERITA TERKAIT: