Dalam pernyataannya di platform X, CENTCOM menyatakan bahwa pasukan AS memulai gelombang baru serangan terhadap Iran pada Selasa 21 Juli 2026 waktu setempat atau sekitar pukul 03.00 WIB.
"Hari ini pukul 4 sore ET, pasukan AS memulai babak serangan baru terhadap Iran atas arahan Panglima Tertinggi," tulis CENTCOM.
CENTCOM menegaskan bahwa serangan tersebut bertujuan untuk semakin melemahkan kemampuan militer Iran yang disebut digunakan untuk menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.
"Serangan-serangan tersebut dirancang untuk semakin melemahkan kemampuan militer Iran yang digunakan untuk menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz," lanjut pernyataan tersebut.
Serangan terbaru ini merupakan bagian dari operasi udara AS yang masih berlangsung, dengan sasaran utama berada di wilayah selatan Iran. Sebagai balasan, Teheran kembali melancarkan serangan yang menargetkan sejumlah fasilitas dan pangkalan di beberapa negara kawasan yang diklaim digunakan oleh militer AS.
Aksi saling serang antara kedua negara terus berlanjut meski sebelumnya telah tercapai kesepakatan kerangka kerja yang dimediasi Pakistan pada Juni lalu. Kesepakatan tersebut bertujuan mengakhiri konflik dan menjadi dasar bagi perundingan perdamaian jangka panjang, namun hingga kini belum mampu menghentikan eskalasi militer.
BERITA TERKAIT: