PM Magyar Usung Legenda Catur Judit Polgar sebagai Capres Hongaria

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Senin, 20 Juli 2026, 09:45 WIB
PM Magyar Usung Legenda Catur Judit Polgar sebagai Capres Hongaria
Judit Polgar (Foto: X)
Kecil Besar
rmol news logo Perdana Menteri Hongaria Peter Magyar menunjuk legenda catur dunia Judit Polgar sebagai calon Presiden Hongaria berikutnya. 

Langkah mengejutkan itu diumumkan setelah masa jabatan Presiden Tams Sulyok dipastikan berakhir menyusul pemberlakuan amendemen konstitusi yang disahkan parlemen sehari sebelumnya.

Melalui unggahan di Facebook, Magyar menyatakan akan bertemu langsung dengan Polgar pada Senin, 20 Juli 2026 untuk meminta kesediaannya mengemban jabatan kepala negara yang bersifat seremonial hingga konstitusi baru mulai berlaku. 

Menurutnya, sosok Polgar dinilai mampu menjadi simbol persatuan di tengah perubahan politik yang tengah berlangsung di Hongaria.

"Saya akan bertemu dengannya besok, dan akan bertanya apakah dia siap untuk mengabdi kepada negara kita dalam peran baru sampai konstitusi baru disahkan. Nama Judit Polgar telah identik dengan bakat dan ketekunan selama beberapa dekade," tulis Magyar dalam sebuah unggahan Facebook. 

Penunjukan itu merupakan bagian dari agenda reformasi politik yang digagas Magyar sejak Partai Tisza meraih kemenangan telak dalam pemilu April lalu. 

Dengan mayoritas dua pertiga kursi di parlemen, pemerintah memiliki kewenangan untuk mengubah konstitusi dan merombak sejumlah institusi yang sebelumnya dibentuk pada era mantan Perdana Menteri Viktor Orban.

Berdasarkan aturan baru, parlemen akan memilih presiden yang akan menjabat hingga konstitusi baru diberlakukan atau paling lama lima tahun. 

Posisi tersebut diharapkan menjadi jembatan transisi dalam proses restrukturisasi sistem ketatanegaraan yang sedang dijalankan pemerintahan Magyar.

Judit Polgar merupakan salah satu ikon olahraga Hongaria sekaligus pecatur perempuan paling berprestasi sepanjang sejarah. 

Bersama dua kakaknya, Zsuzsa (Susan) dan Zsofia (Sofia), serta Ildiko Madl, ia membawa tim putri Hongaria menjuarai Olimpiade Catur 1988, mengakhiri dominasi Uni Soviet. 

Polgar juga mencatat sejarah sebagai satu-satunya perempuan yang pernah menembus rating 2700, level yang identik dengan predikat Super Grandmaster, setelah bertahun-tahun bersaing di turnamen elite melawan para pecatur pria.

Popularitas Polgar kembali mencuat setelah film dokumenter "Queen of Chess" dirilis Netflix pada Februari lalu.rmol news logo article 
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA