Salah satunya dilakukan oleh PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo yang mulai merealisasikan pengiriman ekspor kopi arabika untuk musim panen tahun 2026 ke pasar Amerika Serikat.
Melalui Kerja Sama Operasi (KSO) PTPN IV dan PTPN I, Kebun Java Coffee Estate melepas 37.200 kilogram (37,2 ton) kopi arabika pada Agustus 2026.
Pengiriman awal musim panen 2026 ini ditujukan kepada dua importir di Amerika Serikat, yakni Walker Trading dan BERO POLSKA SP Z.O.O.
Bagi PTPN IV PalmCo, pasar internasional bukanlah hal baru. Berdasarkan data rekam jejak ekspor perusahaan, Java Estate Coffee telah memiliki pangsa pasar yang mapan di berbagai negara kawasan Eropa, Amerika Utara, hingga Timur Tengah.
Sepanjang tahun 2024 misalnya, volume ekspor kopi perusahaan di Java Coffee Estate tercatat cukup tinggi dengan distribusi ke Jerman (144 ton), Amerika Serikat (132 ton), Belgia (109 ton), Inggris Raya (108 ton), Arab Saudi (92 ton), dan Norwegia (19 ton).
Tren ini berlanjut pada tahun 2025, di mana hingga bulan April saja, perusahaan telah mengirimkan komoditas kopinya ke Inggris Raya (53 ton), Amerika Serikat (36 ton), serta Norwegia dan Arab Saudi masing-masing sebanyak 19 ton.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menjelaskan bahwa tren serapan ekspor yang stabil tersebut merupakan hasil dari program strategi "turn around" komoditas kopi yang diterapkan di Kebun Kalisat dan Blawan, kawasan Ijen.
Dalam tiga tahun terakhir, manajemen melakukan perbaikan di sektor hulu melalui peremajaan bibit unggul dan penerapan teknologi yang lebih efisien.
“Tentu kami akan berupaya meningkatkan skalanya dengan tetap memperhatikan kualitas panen serta mutu produk, sehingga ekspor ke mancanegara yang sudah berhasil dilakukan juga dapat diperluas lagi,” kata Jatmiko dalam keterangan tertulis, Sabtu 19 September 2026.
Sementara itu, Manajer Kebun Java Coffee Estate Hastudy Yunarko menuturkan bahwa pengiriman 37,2 ton di bulan Agustus ini baru permulaan dari target ekspor yang dipatok perusahaan tahun ini.
Secara keseluruhan, PTPN IV PalmCo menargetkan dapat mengekspor hingga 700 ton kopi arabika sepanjang musim panen 2026.
"Pengiriman awal di musim panen ini menjadi momentum untuk menjaga standar. Target ekspor tahun ini sebesar 700 ton bukanlah angka yang kecil," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: