Rosan: Dewan Bisnis RI-Prancis Kantongi Kesepakatan Komersial Rp62 Triliun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Jumat, 29 Mei 2026, 22:07 WIB
Rosan: Dewan Bisnis RI-Prancis Kantongi Kesepakatan Komersial Rp62 Triliun
Presiden RI Prabowo Subianto di peluncuran France-Indonesia High Level Business Council (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
rmol news logo Peluncuran France-Indonesia High Level Business Council dalam kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis langsung membuahkan hasil konkret berupa kesepakatan bisnis miliaran dolar AS.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menilai dewan bisnis tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi dan menjadi katalis penting dalam mempercepat realisasi investasi serta perdagangan bilateral kedua negara.

“Forum ini tidak hanya menjadi wadah dialog antara pelaku usaha, tetapi juga menjadi mesin penggerak untuk mendorong investasi, perdagangan, dan kerja sama strategis yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara,” ujar Rosan dalam keterangannya pada Jumat, 29 Mei 2026.

Dewan Bisnis Indonesia-Prancis dipimpin bersama oleh CEO Danone sekaligus Chair France-Indonesia Business Council MEDEF International Antoine de Saint-Affrique dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.

Forum itu mempertemukan 30 pimpinan industri dan perusahaan terkemuka dari Indonesia dan Prancis dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai 1,3 triliun dolar AS.

Rosan mengungkapkan momentum peluncuran dewan bisnis tersebut turut menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai 3,5 miliar dolar AS atau Rp62 triliun yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan. 

Menurutnya, capaian itu menunjukkan semakin besarnya kepercayaan dunia usaha Prancis terhadap prospek ekonomi Indonesia.

“Kepercayaan dunia usaha Prancis terhadap Indonesia terus meningkat. Kesepakatan yang tercapai menunjukkan bahwa Indonesia dipandang sebagai mitra strategis yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang dan iklim investasi yang semakin kompetitif,” kata Rosan.

Ia menambahkan, Dewan Bisnis Indonesia-Prancis juga akan berperan mengawal implementasi berbagai nota kesepahaman dan komitmen investasi yang sebelumnya telah disepakati kedua negara. 

“Yang tidak kalah penting adalah memastikan seluruh komitmen tersebut dapat direalisasikan. Karena itu, forum ini akan menjadi sarana untuk mengidentifikasi hambatan, mempercepat penyelesaian berbagai kendala, dan memastikan investasi berjalan optimal,” lanjutnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA