Keduanya saling bertukar cinderamata sebagai simbol persahabatan dan kenang-kenangan.
Tradisi diplomatik ini tidak sekadar formalitas, melainkan juga mencerminkan ikatan emosional antarnegara yang terus dijaga.
Putin memberikan samovar, alat tradisional Rusia yang biasa digunakan untuk memasak air dan menyeduh teh, sebagai lambang budaya dan keramahan khas negerinya.
Sementara Prabowo membalas dengan hadiah sarat makna budaya. Dia menyerahkan vas bunga bercorak batik serta miniatur Candi Borobudur, yang melambangkan kekayaan seni dan warisan peradaban Nusantara.
“Ini dari Indonesia khusus, vas. Ini juga miniatur Borobudur,” ujar Prabowo.
Putin pun tampak terkesan dengan hadiah tersebut dan langsung menyampaikan apresiasinya.
“Terima kasih banyak Yang Mulia,” balas Putin.
Keakraban kedua pemimpin tidak sampai disitu, Putin secara langsung mengantar Prabowo hingga ke depan kendaraan resmi yang telah menunggu di halaman Istana Kremlin.
Gestur tersebut menjadi sinyal kuat hubungan personal yang terjalin erat, sekaligus bentuk penghormatan tinggi dari tuan rumah kepada kepala negara Indonesia.
BERITA TERKAIT: