Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Sabtu, 04 April 2026, 13:01 WIB
Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius
UNIFIL. (Foto: AFP)
rmol news logo Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon atau UNIFIL kembali menjadi korban ledakan. Dua di antaranya dilaporkan mengalami luka serius.

Juru Bicara UNIFIL, Kandice Ardiel melaporkan tiga prajurit itu mengalami luka-luka karena sebuah ledakan di fasilitas PBB di dekat EL Adeisse, Lebanon Selatan pada Jumat 3 April 2026.

"Sebuah ledakan di dalam fasilitas PBB di dekat El Adeisse melukai tiga penjaga perdamaian, dua di antaranya mengalami luka serius," kata Kandice pada Sabtu, 4 April 2026.

Saat ini, dua penjaga perdamaian tersebut sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit. Namun, hingga saat asal-usul ledakan masih belum diketahui.

Serangan ini menjadi insiden ketiga dalam sepekan, seiring dengan serangan Israel lain yang menghantam Beirut Selatan.

“Ini merupakan pekan yang sulit bagi para penjaga perdamaian yang bertugas di sekitar bagian tengah wilayah operasi UNIFIL. Kami menyampaikan harapan terbaik kami agar seluruh korban luka dapat pulih sepenuhnya dan secepatnya,” tuturnya.

Ia mendesak seluruh pihak untuk memastikan keselamatan dan keamanan para penjaga perdamaian, termasuk dengan menghindari aktivitas tempur di wilayah yang dapat membahayakan para penjaga perdamaian.

Sebelumnya, Markas Besar TNI mengonfirmasi delapan anggotanya pada misi perdamaian UNIFIL menjadi korban perang antara Israel dan Hizbullah. Tiga di antaranya gugur, tiga lainnya kritis, dan dua prajurit mengalami luka ringan. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA