Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Istana Sampaikan Duka Mendalam atas Gugurnya Tiga Prajurit RI di Lebanon

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Selasa, 31 Maret 2026, 16:52 WIB
Istana Sampaikan Duka Mendalam atas Gugurnya Tiga Prajurit RI di Lebanon
Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)
rmol news logo Pemerintah menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan.  

“Berkenaan dengan berita gugurnya tiga prajurit TNI kita yang sedang menjalankan tugas sebagai anggota penjaga perdamaian di Lebanon, mewakili Bapak Presiden tentunya kami pemerintah menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya," ungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026.

Disampaikan bahwa pemerintah telah menyatakan sikap resmi dengan menyesalkan peristiwa tersebut dan menyerukan kepada otoritas terkait untuk melakukan investigasi.

"Melalui Menteri Luar Negeri juga kemarin pemerintah telah menyampaikan sikap, termasuk menyayangkan kejadian ini sekaligus meminta kepada otoritas-otoritas terkait untuk melakukan investigasi,” ujar Prasetyo.

Selain itu, pemerintah bergerak cepat melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan proses pemulangan jenazah para prajurit berjalan dengan baik serta menjamin keselamatan personel TNI yang masih bertugas di lapangan.

“Kami juga sebagai Mensesneg telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan, dengan Kementerian Luar Negeri, termasuk dengan Panglima TNI dalam hal melakukan upaya yang terbaik untuk pemulangan jenazah ketiga prajurit yang gugur, sekaligus memberikan briefing kepada seluruh pasukan dan prajurit yang masih bertugas di lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan,” paparnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono dalam komunikasinya dengan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera menggelar rapat darurat menyusul insiden tersebut. 

“Kami meminta dibentuknya rapat darurat Dewan Keamanan PBB dan proses investigasi yang cepat, menyeluruh, dan transparan,” ujar Sugiono dalam akun X resminya.

Pada Minggu, 29 Maret 2026, prajurit TNI Praka Farizal Rhomadon dilaporkan gugur akibat serangan artileri tidak langsung di wilayah Lebanon selatan. 

Kementerian Pertahanan kemudian mengonfirmasi dua korban jiwa lainnya sehari berselang. Mereka adalah Kapten Inf Zulmi Aditya dan Sertu M. Nur Ichwan.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA