Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan operasi militer yang dijalankan Washington menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
"Kami berada di jalur yang sangat baik untuk mengendalikan wilayah udara Iran," kata Leavitt kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip
Reuters, Sabtu 7 Maret 2026.
Leavitt juga mengungkapkan bahwa pemerintah AS tengah menilai sejumlah tokoh yang berpotensi memimpin Iran di masa depan. Pernyataan itu muncul sehari setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan Washington perlu terlibat dalam menentukan pemimpin baru di Teheran.
"Saya tahu ada sejumlah orang yang sedang dilihat oleh badan intelijen kami dan pemerintah Amerika Serikat, tetapi saya tidak akan membahasnya lebih jauh," ujarnya.
Sehari sebelumnya, Trump mengatakan pemimpin Iran berikutnya kemungkinan besar bukan putra mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang sebelumnya disebut-sebut sebagai kandidat kuat penerus.
Trump juga menegaskan AS tidak akan mencapai kesepakatan dengan Iran kecuali Teheran menyerah tanpa syarat.
Sementara itu, Iran menyatakan konflik dengan AS dan Israel telah menimbulkan korban sipil dalam jumlah besar.
Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amir Saeid Iravani, menyebut sedikitnya 1.332 warga sipil tewas dan ribuan lainnya terluka sejak perang pecah.
BERITA TERKAIT: